Idul Adha 1432 H Siswa Spensabum Latihan Berqurban
Allaahu Akbar.... Allaahu Akbar.... Wa Lillaahilkhamd....
Ahad pagi, 10 Dzulhijah 1432 H (6/11/2011), suara takbir berkumandang di Hari Raya Idul Adha tahun ini. Suasana di SMPN 1 Bumiayu terlihat semarak oleh para siswa yang ingin menyaksikan langsung prosesi penyembelihan hewan kurban.
Pada hari raya kurban tahun ini, siswa-siswi Spensabum melaksanakan kegiatan keagamaan berupa latihan berkurban. Melalui sumbangan yang dikoordinir oleh OSIS terkumpul dana untuk membeli hewan kurban, yaitu seekor sapi dan seekor kambing. Ditambah lagi seekor kambing kurban dari keluarga Ketua OSIS, M. Fakhri Aziz.Kegiatan kurban ini dilaksanakan sepenuhnya dari siswa, oleh siswa dan untuk siswa. Sedangkan para guru hanya memantau berlangsungnya kegiatan saja. Ketua OSIS Spensabum, M. Fakhri Aziz, mengemukakan bahwa walaupun hanya seekor sapi dan seekor kambing, hal ini menunjukkan bahwa sudah ada niat berkurban dari para siswa Spensabum walaupun dengan cara gotong royong melalui iuran.
Menurut Pembina OSIS, Bapak Muji Suwito S.Pd, sasaran utama pembagian daging kurban adalah siswa yang tidak mampu (subsidi silang). Selain itu juga untuk warga di sekitar sekolah. Sedangkan tujuan dari kegiatan kurban ini selain meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, juga sebagai pelatihan bagi para siswa tentang penyembelihan hewan kurban, karena pada saatnya kelak mereka akan terjun di masyarakat. Sedangkan bagi organisasi OSIS manfaatnya adalah lebih meningkatkan rasa kebersamaan dan kekompakan karena kepengurusan mereka baru saja dibentuk sebulan yang lalu. Semoga kita bisa mengambil manfaat dari kegiatan positif ini.
Khotbah Idul Adha
Kegiatan Idul Adha di SMPN 1 Bumiayu, diawali dengan Sholat Ied yang bertempat di halaman tengah. Suasana SMPN 1 Bumiayu terasa hangat dengan kehadiran para jamaah warga sekitar sekolah. Tampil sebagai khotib adalah Bapak M. Faqih Maftuh, S.Ag dan sebagai imam Bapak Muklas.Dalam khotbahnya, Bapak M. Faqih Maftuh, S.Ag, menyampaikan tentang himbauan untuk berkurban seperti yang telah diperintahkan Allah SWT dalam Al Qur’an. Untuk bisa bersungguh-sungguh dalam memaknai arti kurban memang tidaklah mudah, hal ini dibutuhkan pendekatan ketakwaan yang sebenarnya kepada Allah SWT. Seperti dalam kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, dapat diambil hikmah bahwa kita dicontohkan untuk mengorbankan sesuatu yang sangat kita sayangi. Selain itu, khotib juga menyinggung tentang makna dari haji mabrur, yang masyarakat juga bisa menilai bagaimana kemabrurar bisa dilihat dari tingkah laku manusia setelah berhaji.
Hikmah lainnya adalah pentingnya berdialog, seperti dialog Ibrahim dan Ismail yang membahas tentang mimpi nabi Ibrahim. Manfaat dialog/musyawarah ala Nabi Ibrahim bisa kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF
Home
Download
Links
Forum
Alumni
Prestasi



Visitors :41864 Org
Hits : 267957 hits
Month : 762 Users




